Jumat, 06 September 2013

Menciptakan Birokrasi Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu yang Berorientasi Pelayanan Publik

Oleh H Hasban Ritonga, SH (Ditulis sebagai Visi dan Misi sebagai Sekdakab Labuhanbatu)


Latar Belakang

Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk merespon dinamika masyarakat sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah adalah telah dimekarkannya Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu menjadi 3 (tiga) Kabupaten, yaitu Kabupaten Labuhanbatu (Induk), Kabupaten Labuhanbatu Utara, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 22 dan 23 Tahun 2008.

Agar desain dan model birokrasi daerah dapat terlaksana lebih efisien, efektif, responsif, transparan dan akuntabel terhadap kebutuhan masyarakat, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Kemudian dijabarkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 34, 35, 36 dan 37 Tahun 2008.

Sekrataris Daerah Kabupaten Labuhanbatu sebagai unsur staf mempunyai tugas dan kewajiban untuk membantu Bupati dan berada dibawah serta bertanggung jawab kepada Bupati Labuhanbatu. Oleh sebab itu, Sekretaris Kabupaten Labuhanbatu harus mampu mengkoordinir Sekretariat, Dinas-dinas Daerah, Lembaga Teknis Daerah dalam perumusan kebijakan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan dalam uapaya mendukung visi misi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yaitu: “LABUHANBATU SEJAHTERA 2020”, dengan misi:
  1. Meningkatkan kecerdasan intelektual, spritual dan emosional melalui peningkatan pelayanan pendidikan yang merata dan berkualitas dengan memberdayakan patisipasi masyarakat; 
  2. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau dan mendorong tumbuhnya paradigma hidup sehat; 
  3. Meningkatkan perekonomian masyarakat dengan berbasis potensi daerah; 
  4. Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan pengamalan ajaran agama; 
  5. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan pelayanan publik. 
Dari visi misi dimaksud fokus pembangunan terarah pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur, revitalisasi pertanian dan pengentasan kemiskinan, maka sangat diperlukan visi, misi dan strategi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu yang realistis berdasarkan kajian data dan informasi yang aktual faktual. 

Tujuan
  1. Visi, misi dan strategi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu ini bertujuan sebagai pedoman kerja, acuan dan arahan untuk keberhasilan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu beserta jajarannya.
  2. Sebagai bahan penilaian untuk Bupati Labuhanbatu, Gubernur Sumatera Uatara dan Menteri Dalam Negeri.


Gambaran Umum Kabupaten Labuhanbatu

Umum

Kabupaten Labuhanbatu dengan Ibukotanya Rantauprapat terletak pada koordinat 10 26’ – 20 11’ Lintang Utara dan 910 01’ – 950 53’ Bujur Timur dengan ketinggian 0 – 2.151 m diatas permukaan air laut.

Kabupaten Labuhanbatu memiliki luas wilayah 256.138 Ha. Berdasarkan administrasi pemerintahan terdiri dari 9 Kecamatan, 75 Desa dan 23 Kelurahan dengan batas wilayah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatas dengan Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Selat Malaka.
  • Sebelah Timur berbatas dengan Labuhanbatu Selatan dan Propinsi Riau.
  • Sebelah Selatan berbatas dengan Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara.
  • Sebelah Barat berbatas dengan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Labuhanbatu Utara



Secara Hidrologi Kabupaten Labuhanbatu mempunyai 2 (dua) Daerah Aliran Sungai (DAS) besar yaitu :

  1. DAS Barumun meliputi : Panai Hulu dan Panai Tengah.
  2. DAS Bilah meliputi : Kecamatan Bilah Barat, Rantau Utara dan Rantau Selatan, Bilah Hulu, Pangkatan, Bilah Hilir dan Panai Hulu.



Jumlah penduduk Labuhanbatu menurut hasil Registrasi akhir tahun 2007 dari Badan Pusat Statistik berjumlah 400.850 jiwa dengan komposisi penduduk menurut jenis kelamin laki-laki 201.906 jiwa dan 198.944 perempuan, dengan kepadatan penduduk rata-rata 156 jiwa/km2.




Struktur ekonomi Kabupaten Labuhanbatu sebelum pemekaran paling besar dibentuk dari sektor industri pengolahan sebesar 45,35% pada tahun 2006 dan mengalami penurunan sebesar 0,78% menjadi 44,57% pada tahun 2007. Uraian secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut:








Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2007 dan 2008 dapat dilihat pada tabel berikut:





Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretaris Daerah Kabupaten

Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretaris Daerah

Sesuai dengan Peaturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 34 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, bahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu adalah sebagai unsur staf kabupaten yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Daerah yang berada dibawah dan berkedudukan serta bertanggungjawab kepada Bupati Labuhanbatu.

Sekretaris Daerah mempunyai tugas dan kewajiban membantu Bupati dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah, Kecamatan dan Kelurahan serta Staf Ahli.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu mempunyai fungsi, yaitu:
  1. Penyusunan kebijakan Pemerintahan Daerah; 
  2. Pengoordinasian pelaksanaan tugas Dinas Daerah, Lembaga Teknis Daerah, Kecamatan dan Kelurahan serta Staf Ahli; 
  3. Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan pemerintahan daerah; 
  4. Pembinaan administrasi dan aparatur Pemerintah Daerah; Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu

Struktur organisasi sekretariat daerah sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 34 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD, adalah sebagai berikut:


Dinas-dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah

Dinas-dinas Daerah

Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 35 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata-tata Kerja Dinas-dinas Daerah Kabupaten Labuhanbatu yang memiliki 14 (empat belas) dinas, yaitu:
  1. Dinas Pendidikan;
  2. Dinas Kesehatan;
  3. Dinas Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi;
  4. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang;
  5. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah;
  6. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
  7. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
  8. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika;
  9. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah;
  10. Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan;
  11. Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan;
  12. Dinas Kehutanan dan Perkebunan;
  13. Dinas Pasar dan Kebersihan;
  14. Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata.
Lembaga Teknis Daerah
Sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Labuhanbatu Nomor 36 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah, Kabupaten Labuhanbatu memiliki 12 (dua belas) lembaga teknis, yaitu:
  1. Inspektorat; 
  2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; 
  3. Badan Lingkungan Hidup; 
  4. Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat; 
  5. Badan Kepegawaian Daerah; 
  6. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan; 
  7. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu; 
  8. Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana; 
  9. Kantor Ketahanan Pangan; 
  10. Kantor Arsip, Perpustakaan dan Dokumentasi; 
  11. Satuan Polisi Pamong Praja; 
  12. Rumah Sakit Umum Daerah. 

Visi, Misi dan Strategi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu

Berdasarkan kedudukan, tugas pokok dan fungsi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu selaku unsur staf memiliki visi: “MENCIPTAKAN BIROKRASI PEMERINTAHAN KABUPATEN LABUHANBATU YANG BERORIENTASI PELAYANAN PUBLIK”.

Untuk mewujudkan visi tersebut diatas, ditetapkan misi sebagai berikut: 
  1. Mengkoordinasikan penyusunan dan perumusan kebijakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang mantap; 
  2. Penyelenggaraan pelayanan administrasi pemerintahan dan pembangunan yang prima; 
  3. Pengelolaan dan pembinaan aparatur yang optimal; 
  4. Pengelolaan dan pembinaan keuangan, sarana dan prasarana pemerintah daerah yang efisien dan efektif; Pelaksanaan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh Bupati Labuhanbatu secara tuntas, terjadwal dan tepat waktu dengan menerapkan kreasi dan inovasi.

Analisis Swot

Kekuatan (Strenght)
  1. Prasarana dan sarana gedung kantor sekretariat, dinas-dinas daerah dan lembaga teknis daerah Kabupaten Labuhanbatu memadai; 
  2. Jumlah pegawai yang cukup memadai; 
  3. Peraturan perundangan dan petunjuk teknis yang memadai; 
  4. Tingginya minat pegawai untuk meningkatkan level ilmu, keterampilan teknis, dan kemampuan manajerial; 
  5. Adanya sumber dana dari PAD dan Pemerintah Pusat yang memadai; 
  6. Sistem komputerisasi pada sekretariat daerah, dinas-dinas daerah dan lembaga teknis daerah yang sudah memadai.

Kelemahan (Weakness)

  1. Keterampilan teknis, kinerja, profesionalisme dan keahlian manajerial sebagian PNS masih perlu ditingkatkan; 
  2. Niat dan ketulusan bekerja sebagai staf masih relatif rendah; 
  3. Kreasi dan inovasi unsur staf yang masih rendah; 
  4. Sistem data dan informasi sekretariat daerah, dinas-dinas daerah dan lembaga teknis daerah masih perlu peningkatan.

Peluang (Opportunities)

  1. Adanya dukungan sarana komunikasi yang memdai dan sarana dan prasarana transportasi yang lancar yang mendukung terlaksananya koordinasi dengan dan antar dinas maupun dengan Pemko/Pemkab tetangga serta Pemerintah Propinsi; 
  2. Banyaknya lembaga pendidikan formal maupun informal untuk peningkatan level ilmu, keterampilan teknis, dan kemampuan manajerial SDM PNS; 
  3. Semakin banyaknya lembaga yang membantu pembiayaan peningkatan SDM PNS.

Tantangan (Treathment)

  1. Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap peningkatan mutu pelayanan pemerintah; 
  2. Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas penyelengaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan; 
  3. Dinamisnya perubahan/perbaikan administrasi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu oleh Pemerintah Pusat.

Strategi

Berdasarkan visi, misi dan analisis kekuatan, kelemahan (faktor internal) serta peluang dan tantangan (faktor eksternal), maka untuk suksesnya pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu, ditetapkan strategi sebagai berikut:

  1. Mensinergikan kegiatan Dinas-dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Labuhanbatu dalam rangka penyusunan kebijakan maupun impelemntasinya baik secara langsung maupun melalui Asisten I Pemerintahan, Asisten II Ekonomi Pembangunan dan Kesra, dan Asisten III Administrasi Umum; 
  2. Memantapkan sistem koordinasi yang sudah ada; 
  3. Meningkatkan koordinasi dinas dan instansi terkait dalam penyusunan APBD Kabupaten Labuhanbatu sehingga tersusun tepat waktu dan tepat sasaran sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Dinas-dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Labuhanbatu; 
  4. Meningkatkan fungsi kontrol atas impelemntasi kebijakan untuk mencapai tujuan secara optimal dan terhindarnya peraktek KKN; 
  5. Peningkatan pembinaan jenjang karir PNS; 
  6. Memberikan penghargaan (reward) bagi PNS yang berprestasi dan memberikan hukuman (punishment) bagi PNS yang melanggar aturan kepegawaian; 
  7. Meningkatkan standar pelayanan administrasi pemerintahan yang prima; 
  8. Melakukan ”bench marking” dengan salah satu sekretriat Pemkab/Pemko terbaik di Indonesia; 
  9. Menerapkan prinsip-prinsip "scientific” dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu; 
  10. Menerapkan prinsip-prinsip keteladanan; dan Meningkatkan motivasi, disiplin dan etos kerja PNS.

Penutup

Demikian Visi, Misi dan Strategi Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu ini disusun, kiranya dapat menjadi bahan penilaian yang baik dalam rangka penetapan Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu.

Atas perhatian yang telah Bapak berikan saya mengucapkan terima kasih secara tulus dan ikhlas.

Sekian dan terima kasih


Mengenai Saya

Foto Saya
Rantauprapat, Sumatera Utara, Indonesia
Abdi Negara pecinta sejarah, kebudayaan dan sosial.